KATA PENGANTAR
Segala puji penulis ucapkan ke hadirat Tuhan Yang
Maha Esa karena dengan segala Rahmat dan BerkatNya penulis bisa menyusun Makalah
Pemograman Matlab sebagai mata kuliah yang harus diselesaikan oleh Mahasiswa
Jurusan Fisika Instrumentasi Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Sumatera Utara.Penulis tidak lupa mengucapkan trimakasih pada
Asisten yang mengajari penulis guna menjalankan proses laboratorium sampai
selesai dengan baik.
Praktikum pemograman Matlab merupakan
pengimplementasian praktik untuk menerapakn teori yang sudah dipelajari dalam
mata kuliah pemograman Matlab. Tentunya ilmu yang akan didapatkan dalam
praktikum ini akan lebih bertambah besardan lebih berkembang jika praktikum ini
dilaksanakan dengan baik. Kesungguhan dan ketertiban dalam melakukan praktikum
merupakan prasyarat utama untuk mencapai keberhasilan dalam praktikum.
Penulis juga berharap bahwa
susunan jurnal ini dapat menjadi pedoman bagi semua orang guna menambah ilmu
dan wawasan yang luas guna memenuhi kemampuan akademik yang memiliki sumber
daya manusia serta berguna bagi kita sebagai bekal masa depan. Penulis
menyadari bahwa susunan makalah ini masih jauh dalam bentuk yang sempurna,
dengan kerendahan hati saya hanya bisa meminta kritikan maupun saran dari para
pembaca.
Medan,25Juni 2013
Penulis
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR................................................................................................. i
DAFTRA
ISI............................................................................................................... ii
BAB
1 PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang........................................................................................ 1
1.2
Tujuan...................................................................................................... 2
BAB
2 ISI TEORI
2.1.
Pengertian
Matlab................................................................................... 3
2.2. Lingkungan Kerja Matlab....................................................................... 8
2.2.1. Beberapa Bagian dari Window Matlab......................................... 8
2.2.2. Getting Help.................................................................................. 9
2.2.3. Interupting dan Terminating dalam Matlab................................... 9
2.3. Variabel
dalam Matlab............................................................................ 10
2.3.1. Matriks........................................................................................... 10
2.4.
Operasi Matriks
dan Array...................................................................... 11
2.4.1. Tinjauan Perkalian Matriks............................................................ 11
2.4.2.
Operasi pointwise array................................................................. 12
2.4.3. Operasi
Concatenation Array........................................................ 13
2.5. Plot
Dan Grafik....................................................................................... 13
2.5.1. Figure Windows............................................................................ 14
2.5.2. Mem-Plot beberapa grafik............................................................. 14
2.6.
Konstruk
Pemrograman........................................................................... 14
2.7. Fungsi-fungsi
built-in Matlab.................................................................. 15
2.7.1. Aliran
Program (Program Flow)................................................... 15
2.8.
Matlab Scripts......................................................................................... 15
2.9.
Loop (Perulangan)................................................................................... 16
2.10.
Array....................................................................................................... 17
2.10.1.
Plot (x,y)...................................................................................... 18
2.10.2.
M-File.......................................................................................... 18
2.10.3.
Fungsi.......................................................................................... 19
2.10.4.
Flow Control............................................................................... 20
BAB
3PENUTUP
3.1.
Kesimpulan.............................................................................................. 25
3.2.
Saran........................................................................................................ 26
DAFTAR
PUSTAKA
BAB
1
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
MATLAB (Matrix
Laboratory) adalah sebuah program untuk analisis dan komputasi numerik. Pada
awalnya, program ini merupakan interface
untuk koleksi rutin-rutin numerik dari proyek LINPACK dan EISPACK, namun
sekarang merupakan produk komersial dari perusahaan Mathworks, Inc. MATLAB
telah berkembang menjadi sebuah environment
pemrograman yang canggih yang berisi fungsi-fungsi built-in untuk melakukan tugas pengolahan sinyal, aljabar linier,
dan kalkulasi matematis lainnya. MATLAB juga berisi toolbox yang berisi fungsi-fungsi tambahan untuk aplikasi khusus .
MATLAB bersifat extensible, dalam arti bahwa seorang
pengguna dapat menulis fungsi baru untuk ditambahkan pada library ketika fungsi-fungsi built-in
yang tersedia tidak dapat melakukan tugas tertentu. Kemampuan pemrograman yang
dibutuhkan tidak terlalu sulit bila Anda telah memiliki pengalaman dalam
pemrograman bahasa lain seperti C, PASCAL, atau FORTRAN
Matlab merupakan bahasa pemrograman
level tinggi yang dikhususkan untukkebutuhan komputasi teknis, visualisasi dan
pemrograman seperti komputasi matematik,analisis data, pengembangan algoritma,
simulasi dan pemodelan dan grafik-grafik perhitungan.Matlab hadir dengan
membawa warna yang berbeda.Hal ini karena matlab membawakeistimewaan dalam
fungsi-fungsi matematika, fisika, statistik, dan visualisasi.Matlabdikembangkan
oleh MathWorks, yang pada awalnya dibuat untuk memberikan kemudahanmengakses
data matrik pada proyek LINPACK dan EISPACK.Saat ini matlab memiliki
ratusanfungsi yang dapat digunakan sebagai problem solver mulai dari
simple sampai masalah-masalahyang kompleks dari berbagai disiplin ilmu.
1.2
Tujuan
1. Untuk
mengetahui pengertian dari Matlab
2. Untuk
mengetahui bagian-bagian dari Matlab
3. Untuk
mengetahui beberapa fungsi yang dapat kita gunakan
untuk menghasilkan bentuk-bentuk matriks yang diinginkan
4. Untuk
mampu mengoperasikan Matlab
BAB
2
ISI
TEORI
2.1.
Pengertian
Matlab
Matlab adalah sebuah bahasa dengan (high-performance) kinerja tinggi untuk
komputasi masalah teknik.Matlab mengintegrasikan komputasi, visualisasi, dan
pemrograman dalam suatu model yang sangat mudah untuk pakai dimana
masalah-masalah dan penyelesaiannya diekspresikan dalam notasi matematika yang
familiar. Penggunaan Matlab meliputi bidang–bidang :Matematika dan Komputasi, Pembentukan
Algoritma, Akusisi Data, Pemodelan, simulasi, dan pembuatan prototipe, Analisa
data, explorasi, dan visualisasi, Grafik Keilmuan dan bidang Rekayasa .
Matlab
merupakan suatu sistem interaktif yang memiliki elemen data dalam suatu array sehingga
tidak lagi kita dipusingkan dengan masalah dimensi. Hal ini memungkinkan kita untuk
memecahkan banyak masalah teknis yang terkait dengan komputasi, kususnya yangberhubungan
dengan matrix dan formulasi vektor, yang mana masalah tersebut merupakanmomok
apabila kita harus menyelesaikannya dengan menggunakan bahasa level rendah seperti
Pascall, C dan Basic. Nama Matlab merupakan singkatan dari matrix
laboratory.Matlab pada awalnya ditulis untuk memudahkan akses perangkat lunak
matrik yang telah dibentuk oleh Linpack
dan Eispack.Saat ini perangkat Matlab telah menggabung dengan Lapack dan Blas
library, yang merupakan satu kesatuan dari sebuah seni tersendiri dalam perangkat lunak untuk komputasi matrix.Dalam lingkungan perguruan tinggi teknik, Matlab merupakan perangkat standar untuk memperkenalkan dan mengembangkan penyajian materi matematika, rekayasa dan kelimuan.Di industri, Matlab merupakan perangkat pilihan untuk penelitian dengan produktifitas yang tingi, pengembangan dan analisanya .
dan Eispack.Saat ini perangkat Matlab telah menggabung dengan Lapack dan Blas
library, yang merupakan satu kesatuan dari sebuah seni tersendiri dalam perangkat lunak untuk komputasi matrix.Dalam lingkungan perguruan tinggi teknik, Matlab merupakan perangkat standar untuk memperkenalkan dan mengembangkan penyajian materi matematika, rekayasa dan kelimuan.Di industri, Matlab merupakan perangkat pilihan untuk penelitian dengan produktifitas yang tingi, pengembangan dan analisanya .
Fitur-fitur
Matlab sudah banyak dikembangkan, dan lebih kita kenal dengan nama toolbox.
Sangat penting bagi seorang pengguna Matlab, toolbox mana yang mandukung untuk
learn dan apply technologi yang sedang dipelajarinya. Toolbox toolbox ini
merupakan kumpulan dari fungsi-fungsi MATLAB (M-files) yang telah dikembangkan ke suatu lingkungan kerja MATLAB
untuk memecahkan masalah dalam kelas particular.Area-area yang sudah bisa
dipecahkan dengan toolbox saat ini meliputi pengolahan sinyal, system kontrol, neural networks, fuzzy logic, wavelets,
dan lain-lain.
Kelengkapan
pada Sistem MATLAB Sebagai sebuah system, MATLAB tersusun dari 5 bagian utama:
1.
Development Environment.Merupakan
sekumpulan perangkat dan fasilitas yang membantu anda untuk menggunakan
fungsi-fungsi dan file-file MATLAB. Beberapa perangkat ini merupakan sebuah graphical user interfaces (GUI).
Termasuk didalamnya adalah MATLAB desktop dan Command Window, command history, sebuah editor dan
debugger, dan browsers untuk melihat
help, workspace, files, dan search
path.
2. MATLAB Mathematical Function Library.
Merupakan sekumpulan algoritma komputasi mulai dari fungsi-fungsi dasar sepertri:
sum, sin, cos, dan complex arithmetic, sampai dengan fungsi-fungsi yang lebih
kompek seperti matrix inverse, matrix
eigenvalues, Bessel functions, dan
fast Fourier transforms.
3. MATLAB Language. Merupakan suatu
high-level matrix/array language dengan control
flow statements, functions, data structures, input/output, dan fitur-fitur object-oriented programming.
Ini memungkinkan bagi kita untuk melakukan kedua hal baik "pemrograman
dalam lingkup sederhana " untuk mendapatkan hasil yang cepat, dan
"pemrograman dalam lingkup yang lebih besar" untuk memperoleh hasil
hasil dan aplikasi yang komplek.
4. Graphics.MATLAB memiliki fasilitas untuk
menampilkan vector dan matrices sebagai suatu grafik.Didalamnya melibatkan high-level functions (fungsi-fungsi
level tinggi) untuk visualisasi data dua dikensi dan data tiga dimensi, image
processing, animation, danpresentation
graphics. Ini juga melibatkan fungsi level rendah yang memungkinkan bagi
anda untuk membiasakan diri untuk memunculkangrafik mulai dari benutk yang
sederhana sampai dengan tingkatan graphical user interfaces pada aplikasi
MATLAB anda.
5. MATLAB
Application Program Interface (API). Merupakan suatu library yang
memungkinkan program yang telah anda tulis dalam bahasa C dan Fortran mampu
berinterakasi dengan MATLAB. Ini melibatkan fasilitas untuk pemanggilan routines dari MATLAB (dynamic linking), pemanggilan MATLAB
sebagai sebuah computational engine,
dan untuk membaca dan menuliskan MAT-files .
Lingkungan
Kerja Matlab Terdapat beberapa bagian dari window
MATLAB, diantaranya current folder,
command history, command window, workspace, dan editor.
1.
Current Folder
Window ini menampilkan isi
dari folder atau direktori kerja saat menggunakan MATLAB.Kita dapat mengganti
folder ini sesuai dengan tempat folder kerja yang diinginkan.
2.
Command History
Window ini berfungsi untuk
merekam perintah-perintah yang pernah dilakukan sebelumnya, dimana suatu saat
perintah ini bias kita panggil kembali dengan cara double click pada
perintahnya.
3.
Variabel
dan Tipe Data
Variabel adalah tempat untuk menyimpan
data, sedangkan tipe data adalah jenis data yang dapat disimpan dalam variabel.
Aturan penamaan variabel dalam Matlab sama dengan aturan penamaan dalam bahasa
yang lain, yaitu : Boleh terdiri dari satu karakter atau lebih , Tidak boleh
didahului oleh angka , Tidak boleh menggunakan spasi , Tidak boleh menggunakan
nama yang merupakan perintah dalam Matlab,
misal if, for, while, dll.
Pengguaan nama variabel
bersifat case sensitive, artinya
Matlab membedakan penamaan huruf besar dengan huruf kecil. Tipe data dalam
Matlab berbeda dengan bahasa pemrograman yang lain. Dalam Matlab hanya dikenal
2 tipe data, yaitu tipe data numerik dan
string.Tipe data numerik adalah tipe data untuk menyimpan bilangan. Terdapat
3 jenis bilangan dalam Matlab: Bilangan bulat ,Biangan riil , Bilangan kompleks
. Sedangkan tipe data string adalah
tipe data untuk menyimpan sebuah karakter atau kumpulan karakter. Pengisian
data ke variabel menggunakan simbol sama dengan (=). Matlab memudahkan user dalam penggunaan variabel yaitu
tidak perlu mendeklarasikan variabel terlebih dahulu sebelum digunakan .
Matlab atau Matrix
Laboratory adalah suatu aplikasi berbasis expert system yang digunakan
untuk keperluan komputasi sains, Â seperti halnya Maple dan Mathematica.
Aplikasi yang dibuat oleh MathWorks
.inc ini sangat handal untuk komputasi yang terkait dengan array ataumatriks .Selain
digunakan untuk komputasi, Matlab juga dapat dibuat untuk sarana simulasi. Tool
box-tool box sebagai pelengkap Matlab juga disediakan dalam paketnya, seperti
toolbox untuk keperluan fuzzy logic, artificial neural network, image processing
dsb. Tool box ini berisi paket yang di dalamnya terdapat perintah-perintah
untuk melakukan tugas khusus sesuai dengan nama tool boxnya, misalnya perintah
untuk membaca nilai pixel suatu
image, perintah ini terdapat dalam tool
box image processing. Daftar nama-nama tool box ini dapat kita lihat
sewaktu proses instalasi Matlab.
Pada bagian
ini, kita akan membahas dasar-dasar cara penggunaan Matlab. Untuk menuliskan
perintah atau command perhitungan, dalam matlab sudah disediakan command window.di dalam command window
ini terdapat tanda prompt >>.di sinilah perintah matlab dituliskan,
seperti halnya menuliskan perintah dalam dos atau shell linux. Berikut ini
contoh pemberian perintah untuk mencari hasil penjumlahan 3 dan 4.
>>
3 + 4
Apabila
setelah menuliskan perintah di atas kemudian ditekan Enter, maka hasil penjumlahannya langsung ditampilkan di bawah
perintah tersebut, ditandai dengan ‘ans’
(answer)
>>
3 + 4 ans
=
Apabila kita
menginginkan output perhitungan tidak ditampilkan, namun hanya disimpan dalam
memory, maka tambahkan tanda semicolon di akhir perintah. >> 3 + 4;
Tampilan
command window matlab memang berbasis teks, sehingga tampilan matlab tidak
seindah maple atau mathematica .suatu
saat mungkin kita menemui kesulitan dalam menuliskan perintah dalam matlab,
mungkin karena lupa sintaksnya atau lupa nama perintahnya. tidak usah khawatir
karena matlab menyediakan fasilitas help.
Bagaimana cara menampilkan help
terkait dengan topik tertentu? Caranya cukup mudah, yaitu tinggal tulislah help dan dilanjutkan dengan topik yang
diinginkan. Misalnya >> help
ops
Perintah di
atas akan menampilkan penjelasan tentang operator-operator yang ada di matlab
>>
help elfun
Sedangkan
perintah di atas akan menampilkan nama-nama perintah untuk perhitungan
matematis. Untuk menampilkan daftar topik yang ada, ketikkan perintah >> help
Kita juga dapat meminta penjelasan terhadap sintaks suatu perintah, yaitu
dengan menuliskan help dan
dilanjutkan dengan nama perintah. Misalnya >>
help abs Perintah
di atas akan menampilkan penjelasan tentang perintah abs(), cara penulisannya
atau sintaks, termasuk juga contoh penggunaannya.
Pada tahun
2004, mathworks mengklaim bahwa matlab telah dimanfaatkan oleh lebih dari satu
juta pengguna di dunia pendidikan dan industry.matlab pertama kali diadopsi
oleh insinyur rancangan kontrol (yang juga spesialisasi little), tapi lalu menyebar secara cepat ke berbagai bidang lain.
kini juga digunakan di bidang pendidikan, khususnya dalam pengajaran aljabar linear dan analisis numerik, serta
populer di kalangan ilmuwan yang menekuni bidang pengolahan citra
.
1.
GUI di Matlab
Ketika kita membuka GUI Matlab kita bisa melihat lihat dan mencoba coba
perintah pada GUI tersebut dan untuk lebih jelasnya bisa dilihat dalam demo
tersebut. Kita bisa melihat contoh contoh program dan bisa disave dengan
ektension .m(yang merupakan ektensi dari file matlab)
2.
MATLAB Versi 6.5 Create by Luke
Salah satu
yang cukup menarik dari matlab ini adalah kemudahan dan kejelasannya dalam memahami
contoh dan demo serta help yang ada pada matlab. Kita akan berkenalan lebih
dekat dengan yang satu ini. Kita bisa lihat dari demo ini ternyata begitu banyak
persoalan yang dapat dibangun dengan matlab dengan cara lebih mudah dan lebih
singkat, tanpa mengurangi kepahaman kita pada suatu persoalan(bisa dibandingkan
dengan bahasa C, pascal, delphi atau visual lainnya).
Dengan dilengkapinya matlab dengan toolbox, simulink dan sebagainya maka semakin menambah kekuatan matlab untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit menjadi lebih mudah.
Dengan dilengkapinya matlab dengan toolbox, simulink dan sebagainya maka semakin menambah kekuatan matlab untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit menjadi lebih mudah.
operator
aritmatika yang ada :
+ Plus
- Minus
. Decimal point
= Assignment
* Matrix multiplication
/ Matrix right division
\ Matrix left division
^ Matrix power
' Matrix transpose
.* Array multiplication (element-wise)
./ Array right division (element-wise)
.\ Array left division (element-wise)
.^ Array power (element-wise)
.' Array transpose
abs(x) : fungsi untuk menghasilkan nilai
absolut dari x
sign(x) : fungsi untuk menghasilkan
nilai -1 jika x<0, 0 jika x=0 dan 1 jika x>1
exp(x) : untuk menghasilkan nilai
eksponensian natural, e x
log(x) : untuk menghasilkan nilai
logaritma natural x, ln x
log10(x) : untuk menghasilkan nilai
logaritma dengan basis 10, x 10 log
sqrt(x) : untuk menghasilkan akar
dari nilai x, x
rem(x,y) : untuk menghasilkan nilai
modulus (sisa pembagian) x terhadap y
2.2.
Lingkungan Kerja Matlab
2.2.1.
Beberapa Bagian dari Window Matlab
a.
Current Directory
Window ini menampilkan isi dari direktori kerja saat
menggunakan matlab.Kita dapatmengganti direktori ini sesuai dengan tempat
direktori kerja yang diinginkan. Default darialamat direktori berada dalam
folder works tempat program files Matlab berada.
b.
Command History
Window ini berfungsi untuk menyimpan
perintah-perintah apa saja yang sebelumnya dilakukanoleh pengguna terhadap
matlab.
c.
Command Window
Window ini adalah window utama dari Matlab. Disini
adalah tempat untuk menjalankan fungsi,mendeklarasikan variable, menjalankan
proses-proses , serta melihat isi variable.
d.
Workspace
Workspace berfungsi untuk menampilkan seluruh
variabel-variabel yang sedang aktif padasaat pemakaian matlab.Apabila variabel
berupa data matriks berukuran besar maka user dapatmelihat isi dari seluruh
data dengan melakukan double klik pada variabel tersebut. Matlabsecara otomatis
akan menampilkan window “array editor” yang berisikan data pada setiapvariabel
yang dipilih user.
2.2.2.
Getting Help
Matlab menyediakan fungsi help yang tidak berisikan
tutorial lengkap mengenai Matlab dansegala keunggulannya. User dapat
menjalankan fungsi ini dengan menekan tombol “?”padatoolbar atau menulis perintah ‘helpwin’ pada command
window. Matlab juga menyediakanfungsi demos yang berisikan video tutorial
matlab serta contoh-contoh program yang bias dibuat dengan matlab
2.2.3.
Interupting dan Terminating dalam
Matlab
Untuk menghentikan proses yang sedang berjalan pada
matlab dapat dilakukan dengan menekantombol Ctrl-C. Sedangkan untuk
keluar dari matlab dapat dilakukan dengan menuliskanperintah exit atau quit
pada comamnd window atau dengan menekan menu exit pada bagianmenu file dari
menu bar.
2.3.
Variabel Pada Matlab
Matlab hanya memiliki dua jenis tipe data yaitu
Numeric dan String. Dalam matlab setiap
variabel akan disimpan dalam bentuk matrik. User
dapat langsung menuliskan variabel barutanpa harus mendeklarasikannya terlebih
dahulu pada command window.Contoh pembuatan variabel pada matlab:
>>varA = 1000
varA =
1000
>>varB = [45 2 35 45]
varB =
45 2 35 45
>>varC = 'test variabel'
varC =
test variabel
Penamaan variabel pada matlab bersifat caseSensitif
karena itu perlu diperhatikan penggunaanhuruf besar dan kecil pada penamaan variabel.
Apabila terdapat variabel lama dengan namayang sama maka matlab secara otomatis
akan me-replace variabel lama tersebut denganvariabel baru yang dibuat
user.
2.3.1.
Matriks
Dapat diasumsikan bahwa didalam matlab setiap data
akan disimpan dalam bentuk matriks.Dalam membuat suatu data matriks pada
matlab, setiap isi data harus dimulai dari kurung siku‘[‘ dan diakhiri dengan
kurung siku tutup ‘]’. Untuk membuat variabel dengan data yang terdiribeberapa
baris, gunakan tanda ‘titik koma’ (;) untuk memisahkan data tiap
barisnya.Contoh pembuatan data matriks pada matlab:
>> DataMatriks = [1 2 3;4 5 6]
DataMatriks =
1 2 3
4 5 6
Matlab menyediakan beberapa fungsi yang dapat kita
gunakan untuk menghasilkanbentuk-bentuk matriks yang diinginkan. Fungsi-fungsi
tersebut antara lain:
a. zeros
: untuk membuat matriks yang semua datanya bernilai 0
b. ones
: matriks yang semua datanya bernilai 1
c. rand
: matriks dengan data random dengan menggunakan distribusi uniform
d. randn
: matris dengan data random dengan menggunakan distribusi normal
e.
eye : untuk menghasilkan matriks
identitas
contoh penggunaan fungsi-fungsi diatas:
>> a = zeros(2,3)
a =
0 0 0
0 0 0
>> b = ones(1,3)
b =
1 1 1
>> c = rand(2,2)
c =
0.9501 0.6068
0.2311 0.4860
>> d = rand (1,4)
d =
0.8214 0.4447 0.6154 0.7919
>> e = eye(3,3)
e =
1 0 0
0 1 0
0 0 1
Untuk memanggil isi dari suatu data
matriks, gunakan tanda kurung ‘()’ dengan isi indeks daridata yang akan
dipanggil. Contoh penggunaan :
>>c(2,2)
ans =
0.4860
Untuk pemanggilan data berurutan seperti a(1,2,3) dapat
disingkat dengan menggunakan tandatitik dua ‘:’ sehingga menjadi a(1:2).
Penggunaan tanda titik dua ‘:’ juga dapat digunakan untukmemanggil data matriks
perbaris atau perkolom.
Contoh penggunaan:
c(2:5) = memanggil data matrik baris 2
sampai baris 5
a(1,:) = memanggil data matriks pada
baris pertama
b(:,3) = memanggil data matris pada
kolom ketiga
2.4.
Operasi
Matriks dan Array
Operasi default pada MATLAB adalah operasi
matriks. Jadi A*B berarti perkalian matriks, yang akan dibahas pada bagian
berikut.
2.4.1. Tinjauan Perkalian Matriks
Operasi perkalian
matriks AB hanya dapat dilakukan bila kedua matriks tersebut memiliki dimensi
yang kompatibel, yakni jumlah kolom matriks A harus sama dengan jumlah baris
matriks B. Sebagai contoh, sebuah matriks 5 x 8 dapat mengalikan sebuah matriks
8 x 3 untuk menghasilkan sebuah matriks AB 5 x 3. Secara umum, bila A adalah m
x n, maka B haruslah n x p, dan hasil perkalian AB akan memiliki dimensi m x p.
Umumnya perkalian matriks tidak bersifat komutatif, yakni AB ¹
BA. Bila p ¹
m, maka perkalian AB tidak terdefinisi.
Beberapa
kasus khusus untuk perkalian matriks adalah outer
product dan inner product.Pada outer product, sebuah vektor kolom
mengalikan sebuah vektor baris untuk menghasilkan sebuah matriks. Bila kita
membiarkan semua elemen salah satu vektor tersebut berupa ‘1’ , maka kita akan
memperoleh hasil yang berulang.

Untuk
inner product, sebuah vektor baris
mengalikan sebuah vektor kolom, jadi hasilnya berupa skalar. Bila kita
membiarkan semua elemen salah satu vektor tersebut berupa ‘1’, maka kita akan
memperoleh penjumlahan semua elemen vektor lainnya.

2.4.2. Operasi pointwise
array
Bila kita ingin
melakukan perkalian pointwise, ada
beberapa kebingungan yang bisa muncul. Pada kasus pointwise, kita ingin mengalikan matriks secara elemen per elemen,
jadi mereka harus memiliki dimensi yang sama. Sebagai contoh, dua matriks 5 x 8
dapat dikalikan secara pointwise,
walaupun keduanya tidak bisa melakukan perkalian matriks biasa. Untuk melakukan
perkalian pointwise pada MATLAB, kita
menggunakan operator “point-star”A .*
B. Misalnya bila A dan B keduanya adalah matriks 3 x 2 maka

Untuk
selanjutnya, perkalian semacam ini kita sebut dengan istilah perkalian array. Perhatikan bahwa perkalian array bersifat komutatif karena kita
akanmemperoleh hasil yang sama bila kita menghitung D = B.*A.Dalam MATLAB, bila
sebuah “titik” digunakan dengan operator aritmetik, maka ia akan mengubah definisi
operator tersebut ke operasi pointwise.
Jadi operator ./ berarti pembagian pointwise,
.^ berarti pemangkatan pointwise.
Misalnya, xx = (0.9).^(0:49) akan menghasilkan suatu vector yang nilainya sama
dengan (0,9)n untuk n = 0,1, 2, …49.
2.4.3 Operasi concatenation array
Operasi ini digunakan
untuk menempelkan dua atau lebih array dengan syarat syarat tertetu sesuai
dengan operasi concatenation yangdiinginkan. Dalam MATLAB terdapat dua buah
fungsi yang dapat digunakan untuk melakukan proses concatenation (penempelan)
arrays. Fungsi tersebut adalah vertcat dan horzcat. Penjelasan lanjut dapat
dilihat pada help MATLAB untuk fungsi-fungsi tersebut.
2.5. Plot Dan Grafik
MATLAB dapat
menghasilkan plot dua dimensi x-y dan plot tiga dimensi, menayangkan citra, dan
bahkan membuat dan memutar video. Dua fungsi yang yang sering digunakan pada
praktikum ini adalah plot dan stem. Untuk memanggil fungsi ini, umumnya kita
membutuhkan dua vektor (satu vektor juga bisa, namun untuk definisi yang
berbeda, gunakan perintah help untuk melihat informasi yang lebih lengkap),
untuk sumbu x dan sumbu y. Pemanggilan fungsi plot(x,y) akan menghasilkan suatu
plot yang terkoneksi dengan garis lurus untuk setiap dua titik
{ (x(1),y(1), (x(2),y(2), (x(3),y(3), …….., (x(N),y(N) } seperti
yang ditunjukkan pada gambar PA.1.
Pemanggilan fungsi
stem(x,y) akan menghasilkan presentasi seperti yang ditunjukkan pada gambar
kedua PA.1
Gambar PA.1
MATLAB
memiliki banyak opsi plotting yang
dapat dipelajari dengan help plotxy, help plotxyz, dan help graphics (versi 4)
atau help graph2d, help graph3d, dan help specgraph (versi 5).
2.5.1. Figure Windows
Ketika MATLAB membuat
sebuah plot, MATLAB menulis grafik tersebut ke figure windows. Anda bisa membuka beberapa figure windows namun setiap saat hanya satu window yang aktif. Setiap perintah plot pada command windowakan mengalihkan keluarannya ke window yang aktif. Perintah figure(n) akan menampilkan sebuah figure window yang baru yang ditandai
dengan bilangan n, atau membuatnya aktif kembali bila telah ada sebelumnya.
Pengendalian terhadap berbagai atribut window
(ukuran, lokasi, warna) juga mungkin dilakukan dengan perintah figure, yang
melakukan inisialisasi terhadap window
plot.
2.5.2. Mem-Plot beberapa grafik
Anda juga dapat membuat
beberapa grafik/plot pada satu window
dengan menggunakan fungsi subplot. Fungsi ini tidak melakukan proses plotting, namun hanya membagi window
menjadi beberapa segmen. Sebagai contoh, perintah subplot(3,2,3) akan membagi figure window menjadi tiga baris dan dua
kolom (jadi terdapat enam segmen) dan mengarahkan plot berikutnya ke segmen
kiri baris kedua. Grafik pada PA.1 diperoleh dengan perintah subplot(2,1,1) dan
subplot(2,1,2).
2.6.Konstruk Pemrograman
MATLAB mendukung
paradigma pemrograman fungsional, di mana Anda dapat menyusun fungsi-fungsi
secara nested. Perhatikan persamaan
di bawah
yang dapat diimplementaskan dengan hanya
menggunakan satu baris kode MATLAB, yakni
sum( log( abs(x)
) )
di mana x adalah sebuah
vektor yang berisi elemen-elemen xn. Contoh ini mengilustrasikan
MATLAB dalam bentuk yang paling efisien, di mana fungsi-fungsi individu
dikombinasikan untuk menghasilkan keluaran. Penulisan kode-kode MATLAB yang
efisien memerlukan gaya pemrograman yang menghasilkan fungsi-fungsi kecil yang
divektorisasi. Loop-loop harus
dihindari. Cara utama untuk menghindari loop
adalah memanggil fungsi-fungsi toolbox
sebanyak/sesering mungkin.
2.7.
Fungsi-fungsi built-in MATLAB
Banyak fungsi-fungsi
MATLAB yang dapat beroperasi pada skalar sama mudahnya dengan operasi pada array. Sebagai contoh, bila x adalah
sebuah array, maka cos(x)
mengembalikan sebuah array dengan
ukuran yang sama seandainya x berisi kosinus dari setiap elemen x.
Perhatikan
bahwa tidak ada loop yang diperlukan,
meskipun cos(x) melakukan operasi kosinus pada setiap elemen array.Kebanyakan fungsi transcendental mengikuti aturan pointwise ini. Pada beberapa kasus
khusus, adalah sangat penting untuk membedakan eksponensial matriks (expm)
dengan eksponensial pointwise (exp):

2.7.1 Aliran Program (Program Flow)
Aliran
program dapat dikendalikan pada MATLAB menggunakan pernyataan if, loop while, dan loop for. Pada MATLAB versi 5, terdapat juga pernyataan switch. Hal
ini mirip dengan bahasa-bahasa tingkat tinggi seperti C++ atau PASCAL.
Deskripsi dan contoh dari setiap konstruk program tersebut dapat dilihat dengan
menggunakan perintah help.
2.8. Matlab Scripts
Setiap
perintah/pernyataan yang dapat dimasukkan pada window prompt dapat disimpan pada sebuah file teks dan dieksekusi sebagai script. File teks
tersebut dapat dibuat dengan menggunakan sembarang editor ASCII seperti program Notepad atau pada editor teks MATLAB.
Ekstensi file harus berupa .m dan script tersebut dieksekusi pada MATLAB
dengan hanya mengetikkan namafile
(dengan atau tanpa ekstensi). Program-program tersebut umumnya dikenal dengan
istilah m-file.Berikut merupakan
contoh sebuah m-file:
tt =
0:0.3:4;
xx =
sin(0.7*pi*tt);
subplot(2,1,1)
plot( tt,
xx)
title(‘tt =
0:0.3:4; xx = sin(0.7*pi*tt); plot( tt, xx)’)
subplot(2,1,2)
stem( tt,
xx)
title(‘‘tt
= 0:0.3:4; xx = sin(0.7*pi*tt); plot( tt, xx)’)
Bila
perintah-perintah ini disimpan dengan file
bernama plotstem.m maka pengetikan plotstem pada command promptakan menjalankan file
tersebut, dan kedelapan baris perintah akan dieksekusi sama halnya bila mereka
diketikkan baris per baris pada command
prompt.
2.9. Loop
(Perulangan)
Looping adalah
sesuatu proses yang dikerjakan secara berulang-ulang. Dalam pemrograman,
looping ini harus berhenti pada suatu keadaan tertentu. Secara umum, ada 2 hal
yang dapat digunakan untuk menghentikan looping
(stopping condition), yaitu:
Berdasarkan jumlah looping, artinya loopingakan berhenti setelah mencapai jumlah perulangan tertentu
Berdasarkan syarat tertentu, artinya
looping akan berhenti bila telah
terpenuhinya suatu syarat/kondisi.
Dalam bahasa
pemrograman, terdapat statement looping
untuk mengakomodasi dua keadaan di atas, yaitu bentuk for dan while.bila
dijumpai looping yang diketahui
jumlah perulangannya, maka kita bisa menggunakan for atau while.Sedangkan
bila dijumpai looping yang tidak diketahui jumlah perulangannya, atau hanya
diketahui syarat berhentinya perulangan, maka kita hanya bisa menggunakan While saja.
Matlab
adalah singkatan dari Matrix Laboratory, software yang dibuat dengan
menggunakan bahasa ini dibuat oleh The Mathworks.inc dan telah memasuki versi
6.5 Rilis 13.kekuatan matlab terletak pada :
1.
Kemudahan manipulasi struktur matriks.
2.
Jumlah routine-routine powerful yang berlimpah yang
terus berkembang.
3.
Kekuatan fasilitas grafik tiga dimensi yang sangat
memadai.
4.
Sistem scripting yang memberikan keleluasaan bagi
pengguna untuk mengembangkan dan memodifikasi software untuk kebutuhan sendiri.
5.
Kemampuan interface( misal dengan bahasa C, word dan
mathematica).
6.
Dilengkapi dengan toolbox, simulink, stateflow dan
sebagainya, serta mulai melimpahnya source
code di internet yang dibuat dalam matlab ( contoh toolbox misalnya : signal processing, control system, neural
networks dan sebagainya). Semua itu merupakan perangkat yang powerful untuk
menyelesaikan permasalahan sains dan teknik terutama untuk wilayah dimana
komputasi numerik harus dibuat.
GUI di
Matlab Ketika kita membuka GUI Matlab kita bisa melihat lihat dan mencoba coba
perintah pada GUI tersebut dan untuk lebih jelasnya bisa dilihat dalam demo
tersebut. Kita bisa melihat contoh contoh program dan bisa disave dengan
ektension .m(yang merupakan ektensi dari file matlab) .
2.10. Array
Pada bagian
ini akan dibahas mengenai sebuah struktur data yang disebut larik (array) .
Larik adalah struktur data yang terdiri dari data yang bertipe data sama .
Ukuran larik bersifat tetap, larik akan mempunyai ukuran yang sama pada saat
sekali dibuat . Posisi dari larik biasanya disebut elemen . Elemen larik
dimulai dari nol (0) . Penyebutan larik diberikan dengan cara menyebutkan nama
lariknya dan di ikuti dengan indeksnya, dimana indeks dituliskan diantara tanda
kurung siku .
MATLAB
menyediakan operasi hitung antara skalar dengan array.Operasi hitung yang dapat
dilakukan antara skalar dengan array adalah penjumlahan, pengurangan,
perkalian, pembagian, dan perpangkatan.Khusus untuk operasi pembagian I dan
operasi perpangkatan dipakai juga simbol dot
(.) sebelum bagi dan pangkat.
Contoh :
>>k=5;
>>a=[-1 2 1 3];
>>k+a
ans =
4
7 6 8
Plot sederhanaakan diperlihatkan sebagai contoh fasilitas grafik MATLAB, dari
berbagai macam fasilitas grafik MATLAB yang sangat luas. Plot-plot ini biasa
digunakan untuk interpretasi data, dimulai dengan menentukan fungsi plot yang
merupakan perintah umum untuk plotting
dua dimensi (2D). Bentuk plot sederhana adalah sebagai berikut.
2.10.1
Plot(x,y)
Berikut ini plot garis pada sumbu x
dan y. Jika x dan y adalah matrik, kolom pertama
adalah plot untuk x, kemudian kolom pertama y selanjutnya diulang untuk setiap
pasangan kolom x dan y, sebagai contoh >> x=linspace (0,2*pi, 10); >> y=sin(x);>> plot(x,y) .
Kode-kode
ini merupakan plot fungsi sin(x) menggunakan perkalian 10 ruang titik pada
interval 0 dan 2π. Jika nilai titik meningkat, plot fungsi sin(x) akan menjadi
lebih halus, seperti berikut ini. >> x=linspace (0,2*pi, 40); >> y=sin(x); >> plot(x,y)
2.10.2 M-File
Di dalam matlab, kita dapat menyimpan
semua script yang akan digunakan dalam file pada matlab dengan ekstensi .M.
M-File dapat dipanggil dengan memilih menu file->new->M-File.Di dalam M-File, kita dapat menyimpan
semua perintah dan menjalankan dengan menekantombol atau mengetikan nama M-File
yang kita buat pada command window.Sekarang kita meringkaskan aturan untuk
menuliskan sebuah fungsi M File .Mengaculah kepada fungsi sinc_x saat anda
membaca setiap aturan.
1.
Fungsi harus dimulai dengan
sebuah baris yang berisi kata function, yang
diikuti oleh orgumen output, sebuah
tanda sama dengan, dan nama fungsi. Argumen input unuk fungsi mengikuti nama
fungsi dan berada dalam tanda kurung.
2.
Beberapa barisan pertama
dari fungsi harus merupakan komentar, karena akan diperlihatkan bila bantuan
diminta untuk nama fungsi, seperti dalam help
sinc_x .
3.
Informasi satu-satunya yang
kembali dari fungsi berada dalam argumen
outputyang tentu saja, matriks . Selalu memeriksa untuk yakin bahwa fungsi
termasuk sebuah pernyataan yang memberikan sebuah nilai kepada argumen output .
4.
Nilai matriks yang sama bila
digunakan baik dalam fungsi dan program yang mereferensikannya. Tidak ada
kebinggungan yang terjadi tentang matriks mana yang direferensi, karena fungsi
dan program betul-betul terpisah. Namun, suatu nilai yang dihitung dalamm
fungsi, selain daripada argumen outputtidak
dapat diakses.
5.
Sebuah fungsin yang akan
memberikan lebih banyak daripada satu nilai harus memperlihatkan semua nilai
yang akan dikembalikan sebagai sebuah vektor dalam pernyataan fungsi .
6.
Sebuah fungsi yang memiliki argumen input harus menyebutkan argumen
dalam pernyataan fungsi .
7.
Variabel khusus nargin dan nargout bisa digunakan untuk menentukan jumlah argumen input dan jumlah argumen
output untuk sebuah fungsi .
Perintah what menyebutkan
semua M-File dan arsip MAT yang tersedia dalam ruang kerja saat ini.Perintah typediikuti oleh sebuah nama arsip akan
memperlihatkan isi dari sebuah arsip di layar. Bila sebuah perpanjangan tidak
disertakan dengan nama arsip, perintah type
secara otomatis mengamsumsikan bahwa perpanjangan adalah m .
2.10.3 Fungsi
Di dalam M File, kita dapat menuliskan
fungsi-fungsi yang berisikan berbagai operasi sehingga menghasilkan data yang
diinginkan. Bentuk penulisan nama fungsi
Function [Nilai keluaran ] = namaFungsi
(nilai masukan)
% operasi dari fungsi
% …
% …
Contoh penggunaan:
fungsi yang akan dibuat bernama
‘testfungsi’ memiliki tiga nilai masukan ‘c,d,e’ dan dua nilai keluaran ‘a,b’:
function [a,b] =
testFungsi(c,d,e)
%operasi yang
dijalankan
a = c + d +e;
b = c * d *e;
Selanjutnya Fungsi tersebut akan
dijalankan melalui command window dengan nilai masukan ’10,2,4’. Perhatikan
penulisan kurung siku ‘[ ]’ pada nilai keluaran dan kurung biasa ‘( )’ pada
nilai masukan.
>> [a,b] = testFungsi(10,2,3)
a =
15
b =
60
2.10.4 Flow Control
Matlab memiliki dua macam statement yang
dapat digunakan untuk mengatur aliran datapada fungsi yang akan dibuat.
1. If, Else, Elseif
Bentuk dasar penggunaan statement jenis
ini adalah sebagai berikut:
if ekspresi1
statements1;
elseif ekspresi2
statements2;
else
statements3;
end
Ekspresi akan bernilai 1 jika benar dan
bernilai 0 jika salah.
Contoh penggunaan:
function testFungsi(A,B)
if A > B
disp('A lebih besar dari B')
elseif A == B
disp('A sama dengan B')
else
disp('A lebih kecil dari B')
end
Funsi disp digunakan untuk menampilkan
pesan pada command window.
Fungsi tersebut setelah dijalankan
melalui command window:
>>testFungsi(1,2)
A lebih kecil dari B
>>testFungsi(2,2)
A sama dengan B
>>testFungsi(2,3)
A lebih kecil dari B
2. Switch
Bentuk dasar penggunaan statement switch
switch switch_ekspresi
case case_ekspresi1
statement1
case case_ekspresi2
statement2
...
...
otherwise
statementN
end
Contoh penggunaan:
function testFungsi(x)
switch x
case 1
disp('x is 1')
case {2,3,4}
disp('x is 2, 3 or 4')
case 5
disp('x is 5')
otherwise
disp('x is not 1, 2, 3, 4 or 5')
end
Hasil setelah dijalankan
>>testFungsi(2)
x is 2, 3 or 4
>>testFungsi(1)
x is 1
>>testFungsi(5)
x is 5
>>testFungsi(6)
x is not 1, 2, 3, 4 or 5
Ada delapan pernyataan
kontrol kendali yang disediakan di dalam Matlab. Kedelapan pernyataan tersebut
antara lain :
1. if, termasuk di dalamnya pernyataan else dan elseif. Pernyataan
ini menjalankan kelompok pernyataan berdasarkan pada syarat logika.
2. switch, termasuk di dalamnya adalah case dan otherwise. Statement
ini mengeksekusi kelompok pernyataan berbeda bergantung pada harga syarat
kondisi.
3. while, menjalankan group pernyataan dengan jumlah iterasi tak
terbatas berdasarkan pada syarat logika.
4. for menjalankan group pernyataan dengan jumlah iterasi telah
ditentukan.
5. continue melewatkan kendali ke iterasi berikutnya untuk loop for
atau while.
6. break berfungsi menghentikan eksekusi looping for atau while.
7. try...catch mengubah kendali aliran apabila ditemukan kesalahan
selama proses eksekusi.
8. return menyebabkan eksekusi kembali ke fungsi invoking. Semua
aliran membangun pemnggunaan end untuk menunjukkan akhir dari blok kontrol
aliran.
3. Pernyataan if sederhana
Pernyataan
bila yang sederhana memiliki bentuk berikut :
If expression
Statements
End
Bila rumus
logisnya benar, pernyataan antara pernyataan if dan pernyataan enddilaksanakan
. Bila rumus logisnya salah, kontrol program segera loncat ke pernyataan yang mengikuti
pernyataan end . Ini adalah latihan
pemograman yang baik untuk memasukkan pernyataan di dalam sebuah struktur if agar mudah di baca.
4. Pernyataan if Kumpulan
Ini adalah
sebuah contoh dari pernyataan if kumpulan yang memperluas contoh sebelumnya :
If g < 50
Count = coumt + 1;
Disp (g) ;
If b > g
b = 0
end
end
Sekali
lagi, pertama asumsikan bahwa g dan b adalah saklar . Kemudian bila g < 50,
kamu menaikkan count sebesar 1 dan
memperlihatkan g. Sebagai tambahan, bila b > g, maka kita juga menetapkan b
ke nol. Bila g adalah kurang dari 50, maka kita segera melewati hingga
pernyataan yang mengikuti pernyataan end
kedua . Bila g adalah bukan skalar, maka kondisi g < 50 adalah benar hanya
bila setiap elemen dari g adalah kurang dari 50. Bila baik g atau b bukanlah
skalar, maka b adalah lebih besar daripada g hanya bila setiap pasangan elemen
yang sesuai dari g dan b adalah nilai sedemikian hingga b adalah lebih besar
daripada g. Bila g atau b adalah skalar, maka matriks lainnya dibandingkan
dengan elemen skalar elemen per elemen.
5. Operator Rasional dan
Logis
Matlab
memiliki enam operator rasional untuk membandingkan dua matriks dengan ukuran
yang sama . Matriks atau rumus matriks digunakan pada kedua sisi dari operator
rasional untuk menghasilkan matriks lain dengan ukuran yang sama. Setiap
masukkan dalam matriks yang dihasilkan berisi sebuah satu bila perbandingannya
benar saat diterapkan kepada nilai dalam posisi matriks yang sesuai, kalau
tidak masukkan dalam matriks yang dihasilkan berisi sebuah 0.Sebuah rumus yang
berisi sebuah operator relasional adalah sebuah rumus logis, karena hasilnya
adalah sebuah matriks benar, berturut-turut, matriks yang dihasilkan juga
disebut matriks 0-1.
6. Fungsi Logis
Matlab berisi
sekumpulan fungsi logis yang sangat berguna dengan pernyataan if (bila) . Sekarang kita membahas
setiap fungsi ini .
1.
Any : Memberikan
sebuah skalar yaitu 1 (benar) bila elemen manapun dalam vektor x adalah bukan
nol, kalau tidak, skalar nol adalah nol (salah). Memberikan sebuah baris vektor
bila x adalah sebuah matriks. Sebuah elemen dalam baris vektor ini berisi
sebuah 1 (benar) bila elemen manapun dari kolom x yang sesuai adalah bukan nol,
dan sebuah nol (salah) bila sebaliknya .
2.
All : Memberikan sebuah skalar yaitu 1 (benar) bila
semua elemen dalam vektor x adalah bukan nol, kalau tidak, skalar adalah nol
(salah). Memberikan sebuah baris vektor bila x adalah sebuah matriks. Sebuah
elemen dalam baris vektor ini berisi sebuah 1 (benar) bila semua elemen dari
kolom x yang sesuai adalah bukan nol, dan sebuah nol (salah) bila sebaliknya .
3.
Find : Memberikan sebuah vektor yang berisi indeks dari
elemen bukan nol dari sebuah vektor x. Bila x adalah sebuah matriks, indeks itu
dipilih dari x, adalah sebuah kolom vektor panjang yang dibentuk dari kolom x.
4.
Isnan : Memberikan sebuah matriks dengan angka satu saat
elemen dari x adalah Nan (bukan sebuah angka), dan angka nol bila bukan.
5.
Finite : Memberikan
sebuah matriks dengan angka satu saat elemen dari x adalah terbatas/finite dan angka nol bila mereka tidak
terbatas atau NaN .
6.
Isempty : Memberikan 1 bila x adalah sebuah
matriks kosong, dan angka nol bila bukan .
BAB 3
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
1.
Matlab
merupakan bahasa pemrograman yang hadir dengan fungsi dan
karakteristik yang berbeda dengan
bahasa pemrograman lain yang sudah ada lebih dahulu seperti Delphi, Basic
maupun C++. Matlab merupakan
bahasa pemrograman level tinggi yang dikhususkan untuk kebutuhan komputasi
teknis, visualisasi dan pemrograman seperti komputasi matematik, analisis data,
pengembangan algoritma, simulasi dan
pemodelan dan grafik-grafik perhitungan. Matlabadalah sebuah bahasa dengan (high-performance) kinerja tinggi untuk komputasi masalah teknik.
Matlab mengintegrasikan komputasi, visualisasi, dan pemrograman dalam suatu
model yang sangat mudah untuk pakai dimana masalah-masalah dan penyelesaiannya
diekspresikan dalam notasi matematika yang familiar.
2.
Bagian-bagian dari Matlab
adalah
1. Development Environment :Merupakan
sekumpulan perangkat dan fasilitas yang membantu anda untuk menggunakan
fungsi-fungsi dan file-file Matlab.
2. Matlab Mathematical Function Library :Merupakan
sekumpulan algoritma komputasi mulai dari fungsi-fungsi dasar sepertri: sum, sin, cos, dan complex arithmetic.
3.
Matlab Language :Merupakan suatu high-level
matrix/array language dengan control
flow statements, functions, data structures,
input/output, dan fitur-fitur object-oriented programming.
4.
Graphics :Matlab memiliki fasilitas untuk menampilkan vector dan matrices
sebagai suatu grafik. Didalamnya melibatkan high-level
functions (fungsi-fungsi level tinggi) untuk visualisasi data dua dikensi
dan data tiga dimensi, image processing,
animation, danpresentation graphics.
5.
Matlab Application Program Interface
(Api) : Merupakan suatu library yang
memungkinkan program yang telah anda tulis dalam bahasa C dan Fortran mampu berinterakasi dengan
Matlab.
3.
Beberapa fungsi yang dapat
kita gunakan untuk menghasilkan bentuk-bentuk matriks yang diinginkan.
Fungsi-fungsi tersebut antara lain :
1.
zeros : untuk membuat matriks yang
semua datanya bernilai 0
2.
ones : matriks yang semua
datanya bernilai 1
3.
rand : matriks dengan data random dengan menggunakan distribusi
uniform
4.
randn : matris dengan data random
dengan menggunakan distribusi normal
5.
eye : untuk menghasilkan matriks identitas
4.
Kita
mampu mengoperasikan program Matlab dari praktikum yang telah dilakukan .
3.2 Saran
1.
Untuk
pembuatan makalah seharusnya jangan terlalu sedikit kali pembuatan marginnya
2.
Untuk
semua praktikan, apabila ada yang kurang jelas mengenai pemograman Matlab ini,
dapat menanyakan kembali kepada asistennya .
3.
Sebaiknya
praktikan, tidak boleh datang terlambat selama lab berlangsung.
DAFTAR PUSTAKA
Away,Gunaidi Abdia.2006.The
shortcut of Matlab.Bandung
:Informatika Bandung
Carrly.1989.Matlab
User’s Guide.New York :The Math Works inc
Knight,Andrew. 1999.Basics of Matlab
and Beyond. Jakarta : Erlangga